Power supply ini ada beberapa jenis. Pada power supply jenis ATX, konektor catu daya mempunyai 24 pin yang dibagi menjadi 2 bagian. Yang satu memiliki 20 pin, dan yang satu lagi memiliki 4 pin. Sedangkan untuk Cek Kondisi Power Supply ATX PC Dengan Cara Jumper ini dilakukan pada konektor catu daya yang memiliki 20 pin.
langkah-langkah Cek Kondisi Power Supply PC Dengan Cara Jumper. Power supply jangan sedang dalam keadaan tersambung pada daya listrik dan perangkat apa pun.
- Siapkan sebuah kawat atau tembaga dari kabel bekas atau apa pun media yang bisa mengalirkan listrik, dengan ukuran tebal dan panjang yang secukupnya.
- Perhatikan gambar di bawah. Masukan atau sambungkan salah satu ujung tembaga pada pin dengan kabel berwarna hijau, atau pin nomor 14.
- Lalu masukan atau sambungkan ujung tembaga lainya pada salah satu pin dengan kabel berwarna hitam, atau pin nomor 3, 5, 7, 13, 15, 16 atau 17. Sehingga contoh hasilnya akan seperti berikut ini.
- Terakhir, sambungkan power supply dengan sumber listrik dengan konektor yang telah disediakan.
power supply dibagi dengan beberapa connector yang membagi antara 12V, 5V dan3.3Volt. Cara termudah adalah memeriksa output power ketika power sedang bekerja.
Pada format power supply masih dibagi antara beberapa form factor. Standard power supply ATX dan BTX tetap mengunakan 3 bagian voltage seperti yang dikemukakan diatas. Versi ATX saat ini sudah memiliki versi 1.3 dimana terdapat tambahan power SATA untuk perangkat terbaru seperti SATA harddisk. Sedangkan form factor terbaru adalah BTX yang merubah pemakaian AUX dan menambahkan pin main power dari 20pin menjadi 24 pin. Tetapi dasarnya tetap sama dimana 12V, 5V dan 3.3V adalah voltage yang digunakan pada output voltage power

Fungsi Masing-masing Warna kabel pada Power Supply
1. Warna Merah (+5v) dan Warna Kuning (+12 v) berfungsi sebagai catu daya Harddisk dan CD-ROM.
2. Warna Orange(+3.3v) berfungsi sebagai catu daya di Processor.
3. Warna Putih (-5v) dan warna Ungu (+5v) berfungsi sebagai Stabilizer.
4. Warna Biru (-12v) berfungsi sebagai Power Off.
5. Warna Hijau(PS on/12v) berfungsi sebagai Power On.
6. Warna Abu-abu (+5v) berfungsi sebagai stabilizer di chipset.
7. Warna Hitam (Ground) = netral
NOTE:
- Kabel Warna hitam (Ground ) = untuk mencegah/membuang arus lebih
- Tegangan Min (-) = tegangan yang ada tapi tidak bekerja
- Stabilizer berfungsi untuk pembagi tegangan atau penstabil tegangan (tidak boleh lebih dari 5 volt)
- Negative berfungsi untuk membalikan arus yang sudah masuk (seperti restart)
# Perbedaan ground dengan negative
Ground hanya untuk membuang tegangan/arus lebih sedangkan negative bisa untuk standby asalkan ada arus listrik 0,5 volt.
Ground hanya untuk membuang tegangan/arus lebih sedangkan negative bisa untuk standby asalkan ada arus listrik 0,5 volt.




Tidak ada komentar:
Posting Komentar